untuk pemasangan iklan jingle dan iklan adlib silahkan hubungi Marketing PT. Radio Planet Dharma Medhia Citra ( planet DMC FM ) di Jln GAJAH MADA No. 108 Penaraga Kota Bima NTB ( samping Pasar Penaraga ) telp. 0374-646899 email : planetdmc@yahoo.com kontak person Muliadi ( 085239531609 )
Jumat, 29 Juni 2012
Gadis di ujung kampung
Subuh itu dibaluti udara yang dingin tergempar oleh teriakan
teriakan dari ujung kota yang penuh dengan gemelap hiburan malam
seorang anak manusia tergeletak membeku dengan pakain compang camping
dari tubuhnya terlihat memar luka akibat hantaman.. sungguh mmenyedihkan
tubuh yang putih mulus itu tertelungkup kaku.
ku pandangi bersama sekerumunan orang yang memandang iba
gadis manis yang tak jelas wajahnya krn gelap menyelimuti
dari pakaian yang dikenakan seakan mengatakan bahwa
dia gadis pekerja malam denagn pkaian minim dan tali pengikat pelindung tubun terlepas
menyembul keluar dari pakaian mininya.
sang raja pagi mulai menyoroti bumi dan
baru tampak olehku wajah gadis manis itu
terbelalak aku...
dia gadis diujung kampung
anak yang baik rajin membantu tanpa pamrih
yang sejak kecil telah yatim piatu
ibu nya pergi saat usianya 10 tahun
ayahnya menghadap sang Khalik saat usia 13 tahun
ditinggal dengan adik2 yang masih kecil yang tak mengerti
ayah dan ibunya telah tiada
dia gadis manis diujung kampung
jadi tulang dari punggung adik - adiknya nya yang butuh makan
walau kadang dirinya tak makan demi adik - adiknya
sungguh malang nasibmu
kini kau pergi meninggalkan duka yang terdalam
bagi adik - adiknya yng masih butuh dirmu
akankah tuhan menempatkanmu di surga
atas beban hidup yang amat berat dipudakmu??
apakah malaikat mencatat pahala atas kerjamu di malam hari
untuk adik2mu yang butuh makan?
entah... aku tak tau..
Bapak, Ibu maafkan Anakmu ini
Aku lahir dari keluarga yang pas-pasan bapakku seorang pegawai rendahan dan ibuku hanya ibu rumahtangga dan , aku anak terakhir dari dua saudara aku sangat dimanja orang tua. Dan semua keinginanku selalu di berikan untukku dari sampai beranjak dewasa keinginanku selalu diberikan. Pernah waktu itu aku minta motor pada orangtuaku dan saat itu tidak ada uang tapi aku memaksa untuk mendapatkan motor dan bapakku menjanjikan minggu depan, dan benar saja, sebuah motor baru datang kerumahku, aku bahagia sekali menggunakan motor dan aku tak peduli uang dari manapun, aku berkeliling saja dengan motorku untuk mendapatkan perhatian dari gadis yang menjadi pujaanku dan aku mendapatkan cintanya.
Akhirnya aku kuliah di luar jawa dan masuk ke kampus swasta yang bonafit dan mahal, aku tak mau kuliah kalo tidak di tempat itu, dengan terpaksa bapakku mendaftarkan aku kuliah dikampus yang terkenal di kota surabaya... ternyata aku hanya bersenang-senang saja di kampus itu, IP ku jeblok sampe dibawah standar, tapi aku tak pernah peduli dengan semua itu, aku menganggap bapakku masih mampu membiayai aku, pernah orangtuaku mengetahui IP aku dan menelponku tapi mereka hanya bisa menasehati aku dan tak mampu memarahiku karna rasa sayangnya begitu besar padaku, aku hanya diam dan enggak peduli dengan nasehat orangtuaku,
aku tak pernah pulang kampung sampai 2 tahun dan orangtuaku mengharapkan aku kembali ke kampung dan mereka rindu sekali padaku, tapi aku tak pernah merindukan mereka, yah... aku terlalu terbius suasana kota surabaya dengan gemerlap dengan ke diskotik, bar, dan tempat tempat maksiat di kota itu.
Tapi suatu malam aku bermimpi gigiku jatuh dan aku tersentak siapa yang sakit !!!! bayangan orangtuaku terlintas, malam itu aku tidak bisa tidur dan aku terbayang wajah orangtuaku, aku menangis dan aku merasa bersalah sekali pada mereka,
Keesokan harinya aku menelepon orangtuaku dan mereka baik-baik saja, ada lega dihatiku mendengarnya dan aku berjanji akan pulang akhir ujian.
Memori akhirnya aku sampai kekotaku, rasanya asing sekali apalagi masuk ke kampung halamanku, ada rasa rindu tak hingga kurasakan apalagi saat aku melihat rumahku, dirumah ternyata sepi, aku gedor pintu tapi tak ada yang menjawab, dan baru ku tau bapakku lagi opname di rumah sakit, sudah beberapa hari dirumah sakit kata tetanggaku, aku panik dan bergegas ke rumah sakit, di sana aku melihat saudaraku. ku memelukknya. Saat itu juga aku melihat ibuku, beliau menghampirku menangis sambil memelukku dan mencium pipiku rasa rindu yang kurasakan dan aku juga menangis dan bersimpuh di hadapan ibuku memohon maaf atas semua yang kulakukan, akhirnya ibu mengajakku masuk ke ruang opname, aku melihat bapakku tertidur dan tergolek dengan infus, wajahnya pucat, kurus kering, matanya cekung , dengan rambut yang telah memutih ada lelah kudapati di wajahnya, air mataku tumpah seketika melihatnya, rasa bersalah muncul dihatiku telah membuat bapakku seperti ini dengan membiayai aku dikampus yang mahal dan tak mampu membalas dengan nilai yang memuaskan dan membanggakannya. Ku dekati bapakku dan kucium tangannya, bapakku terbangun dan kaget melihat aku disampingnya, aku bangkit dan memeluknya aku menangis sejadi-jadinya dan memohon maaf telah membuat bapak menderita seperti ini hanya untuk aku, bapakku mengusap air mataku dan membelaiku, ada rasa yang tak terhingga kurasakan, sebuah kerinduanku pada orangtuaku,
Memori baru aku tau bapak harus meminjam uang di bank dan semua gajinya habis untuk mengembalikan pinjaman tiap bulan hanya untuk menyekolahkan aku dam meminjam ke keluarga dan tetangga dengan mengabaikan rasa malunya. Dan aku hanya bisa bersenang senang dengan jerih payah orang tuaku, aku hanya bisa menangis jika mengingat semua itu, dihadapan mu ya rab, aku berjanji untuk membahagiankan mereka berdua.. dan berjuang untuk menjadi seorang yang mampu menjadi orang yang dibanggakan bapak ibuku.
Surat Ibu
anakku
ibu masih ingat saat pertama mengandungmu sembilan bulan sungguh berat ibu rasakan tapi ibu sangat menyayangimu, mencintaimu. tiada yang terkira yang ibu rasa saat melahirkan mu dngan tenaga yang tersisa buatmu anakku
dan kau lahir dengan tubuh mungilmu memberikan kekuatan baru buat ibu.. lengkingan jeritan pertamamu membuat ibu meneteskan air mata bahagia. anakku yang manis lahir dengan sehat dan kuat trima kasih tuhan
anakku,
saat kau tumbuh dngan lucunya membuat semua lelah ibu hilang seketika celotekmu membuat ibu bahagia sekali anakku
ibu selalu menjagamu dengan kasih sayang membimbingmu untuk berjalan dan menjaga tubuhmu agar tak jatuh..
tak ada lelah ibu rasakan anakku karena ibu tak ingin kau terluka
ibu menyekolahkanmu pada sekolah yang bagus agar pendidikanmu bagus dan bsa menghadapi hidup ini kelak tanpa ibu
anakku,
kini kau sudah remaja dan mengerti apa yang kau lakukan. tetapi entah beberapa kali membentak ibu dan menghadik ibu dengan kata2 yang keras. sungguh ibu merasa sedih.. kadang ibu harus meneteskan air mata tanpa kau ketahui anakku
kadang kesal yang tersirat di dalam benak ibu untuk mengadakan kata2 kasar padamu tapi apa daya anakku rasa yang ibu lebih besar dari sakit hati ibu..
kau tau anakku saat kau ingin membeli baju yang kau inginkan padahal ibu menginginkan juga sebuah baju baru tapi demi dirimu anakku ibu relakan keinginan ibu tertunda sampai apa yang kau inginkan terpenuhia
anakku,
saat ini kau sudah dewasa dan mempunyai tujuan hidupmu. ibu mendoakan agar kau bahagia dan sehat selamanya.
ibu tidak menginginkan apapun dari mu anakku hanya cukup doa darimu membuat ibu bahagia...amin
membayangkanmu
15 Juni 2012
ku mengenalmu gadis manis berbaju biru
lewat foto yang kau pampangkan
sering kali ku tutup mataku ini
hanya untuk membayangimu dekat denganku
dan membelai lembut rambutmu
mendengar suaramu seprti alunan lagu cinta
yang mendebarkan hatiku
dan setiap kata membuatku tersenyum
membayangkanmu adalah mimpi termanis
yang ku punya saat ini
namun
entah kapan ku dapat ...
Senin, 06 Februari 2012
maukah menjadi istriku
dia adalah jiwaku yang telah hilang dalam kegelapan malam. kekasih hati yang selama ini ku tunggu dari sejak kecil dulu. aku mencintainya dengan sepenuh hati walau tak pernah terucap dari bibirku ini karna aku takut untuk mengatakannya. sejujurnya cinta ini semurni cinta bidadari yang ku cintai. kekasih hati yang membuat aku paham. perasaaan cinta ini tak bisa ku bendung lagi dalam kisaran waktu untuk ku cumbui dalam raga yang kadang tak bisa bergerak, dalam malam aku sering berjanji pada bulan untuk kuat mengatakan
" aku mencintamu kekasih"
dahaga .. memang dahaga yang kurasakan tak pernah dapat mengobati jiwa yang memang begitu haus akan cinta. melati namamu yang membuatku tertekuk tunduk. aku hanya bisa menantapmu dari pantulan banyangmu dari air yang tergenapang di hadapanmu..
senyummu membuatku semakin tak mampu .. terkunci bibirku padahal hanya ingin mengatakan
" kamu cantik hari ini "
mengenalmu merupakan sebuah anugrah yang terindah yang kudapati.
aku ingat saat ku datangi rumahmu dan bertemu ayahmu.. senyummu membuat aku malu..
aku ingin sekali mengatakan aku jatuh cinta padamu di hadapan ayah dan ibumu agar mereka tau sesungguhnya aku benar2 jatuh cinta padamu
kerlingan matamu dari sudut mata itu ku tanggap sebagai tanda bahwa ada rasa juga.. tapi entah kenapa aku malu dan malu. apakah ini karena statusku yang berbeda denganmu.. aku hanya anak seorang petani dan kamu adalah anak seorang pejabat.. tapi suatu saat aku akan menemuimu dan berterus terang padamu..
melati.. maukah kau menjadi istriku ....
hari ini aku mencoba berpikir lagi.. mencari jalan untuk bertemu denganmu. saat ini mungkin waktu yang tepat karena aku telah memiliki sebuah pekerjaan yang layak untuk kujadikan alasan melamarmu. dan sekarang aku telah bersama ayahmu dalam satu kantor.. aku bahagia sekali jiwaku tenang.. ingin rasanya aku memanggilnya " ayah " juga seperti dirimu.. agar kita dapat dekat. dari tutur kata ayahmu kutau kau telah bekerja di puskesmas yang telah ku tau tempatnya.
pernah ku coba mengajak rekan kerjaku untuk ke tempat itu.. tapi apa alasannya?? apa yang harus ku perbuat??? rasanya tak mampu ku berpikir.. apakah aku harus mengatakan aku sakit??
hahha.. lucu sebenarnya .. usia seperti aku harus bercinta ibarat anak yang baru gede.. mungkin namanya cinta monyet atau cinta sang monyet...hahahhaha
minggu kemarin kesempatan kedua pun datang padaku untuk bisa melihatmu..
aku melihatmu di rumahmu saat ku di panggil ayahmu.. rasanya berdebar-debar..saat ayahmu memintamu menemaniku dulu
" melati , temenin dulu choky , ayah masuk dulu ganti baju ya"
" iya ayah " jawabmu
aku bingung dan senang.. bercampur menjadi satu .. dan aku melihat wajahmu dari dekat
"oh tuhan... betapa cantiknya ciptaanmu " gumamku dalam hati
kuamati dalam-dalam wajah cantik di hadapanku
"kak, kok liatnya kayak gitu " melati bertanya sambil tersenyum
"eh.emm eh. " aku salah tingkah
" ndak aku cuma su....k...a... ng..ell .iat wa..jaa..h mu" jawabku terbata-bata
tapi plong juga...
melati tersenyum mendengarnya..
" bener??? "kakak cuma bercanda neh" sambil tertawa garing
"beebbe..tttul.'"
" trus kalo suka nngeliat ngimana dong" tanya nya
" ma.u..kkah men..jj..a....dd..i pa..pa..ca...r... k..ka..kak??
tak terduga ..anggukan kepala yang kudapati
bahagia sekali kurasakan saat ini
dan dia menjadi pacarku selamanya
i love you melati
choky- bima
" aku mencintamu kekasih"
dahaga .. memang dahaga yang kurasakan tak pernah dapat mengobati jiwa yang memang begitu haus akan cinta. melati namamu yang membuatku tertekuk tunduk. aku hanya bisa menantapmu dari pantulan banyangmu dari air yang tergenapang di hadapanmu..
senyummu membuatku semakin tak mampu .. terkunci bibirku padahal hanya ingin mengatakan
" kamu cantik hari ini "
mengenalmu merupakan sebuah anugrah yang terindah yang kudapati.
aku ingat saat ku datangi rumahmu dan bertemu ayahmu.. senyummu membuat aku malu..
aku ingin sekali mengatakan aku jatuh cinta padamu di hadapan ayah dan ibumu agar mereka tau sesungguhnya aku benar2 jatuh cinta padamu
kerlingan matamu dari sudut mata itu ku tanggap sebagai tanda bahwa ada rasa juga.. tapi entah kenapa aku malu dan malu. apakah ini karena statusku yang berbeda denganmu.. aku hanya anak seorang petani dan kamu adalah anak seorang pejabat.. tapi suatu saat aku akan menemuimu dan berterus terang padamu..
melati.. maukah kau menjadi istriku ....
hari ini aku mencoba berpikir lagi.. mencari jalan untuk bertemu denganmu. saat ini mungkin waktu yang tepat karena aku telah memiliki sebuah pekerjaan yang layak untuk kujadikan alasan melamarmu. dan sekarang aku telah bersama ayahmu dalam satu kantor.. aku bahagia sekali jiwaku tenang.. ingin rasanya aku memanggilnya " ayah " juga seperti dirimu.. agar kita dapat dekat. dari tutur kata ayahmu kutau kau telah bekerja di puskesmas yang telah ku tau tempatnya.
pernah ku coba mengajak rekan kerjaku untuk ke tempat itu.. tapi apa alasannya?? apa yang harus ku perbuat??? rasanya tak mampu ku berpikir.. apakah aku harus mengatakan aku sakit??
hahha.. lucu sebenarnya .. usia seperti aku harus bercinta ibarat anak yang baru gede.. mungkin namanya cinta monyet atau cinta sang monyet...hahahhaha
minggu kemarin kesempatan kedua pun datang padaku untuk bisa melihatmu..
aku melihatmu di rumahmu saat ku di panggil ayahmu.. rasanya berdebar-debar..saat ayahmu memintamu menemaniku dulu
" melati , temenin dulu choky , ayah masuk dulu ganti baju ya"
" iya ayah " jawabmu
aku bingung dan senang.. bercampur menjadi satu .. dan aku melihat wajahmu dari dekat
"oh tuhan... betapa cantiknya ciptaanmu " gumamku dalam hati
kuamati dalam-dalam wajah cantik di hadapanku
"kak, kok liatnya kayak gitu " melati bertanya sambil tersenyum
"eh.emm eh. " aku salah tingkah
" ndak aku cuma su....k...a... ng..ell .iat wa..jaa..h mu" jawabku terbata-bata
tapi plong juga...
melati tersenyum mendengarnya..
" bener??? "kakak cuma bercanda neh" sambil tertawa garing
"beebbe..tttul.'"
" trus kalo suka nngeliat ngimana dong" tanya nya
" ma.u..kkah men..jj..a....dd..i pa..pa..ca...r... k..ka..kak??
tak terduga ..anggukan kepala yang kudapati
bahagia sekali kurasakan saat ini
dan dia menjadi pacarku selamanya
i love you melati
choky- bima
Langganan:
Postingan (Atom)


